Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Tuesday, March 15, 2011

Cedera Terkonyol yang Terjadi Pada Atlet-Atlet Olahraga di Dunia

1. Joel Zumaya - Baseball


Zumaya adalah pitcher tangguh untuk klub Detroit Tigers. Tinggi besar dengan rekor ditangan, pria yang dikenal sebagai Zoom Zoom terpaksa absen di 2006 American League Championship Series karena cedera pergelangan tangan. Ternyata itu karena ia terlalu semangat main Guitar Hero.



2. Kevin Johnson - Basket


Ada cara berbeda merayakan skor masuk. Ada yang melakukan hi-5, ada yang menepuk punggung dan bilang 'bagus!' Tapi Charles Barkley punya cara yang istimewa. Setelah mencetak nilai penentu, Barkley memeluk Johnson erat-erat, sehingga membuat tulang bahunya bergeser.



3. Glenallen Hill - Baseball


Hill punya fobia terhadap laba-laba. Suatu malam, ia melihat laba-laba, membuatnya lompat dari ranjang, lari, dan jatuh dari tangga hingga tak bisa bermain selama 15 hari untuk klub Cleveland Indians.



4. Lee Hodges - Sepak bola


Hodges sempat diprediksi menjadi pemain bintang terbesar di sejarah sepak bola Inggris. Sayangnya ramalan itu meleset. Setidaknya tak banyak yang tahu saat sabunnya meleset, ia merobek alat kelaminnya sendiri.



5. Steve Sparks - Baseball


Pitcher Steve Sparks pernah berusaha merobek sebuah buku telepon jadi dua setelah menonton sebuah video. Namun karena rasa penasarannya itu, Steve harus dibangku cadangkan selama musim tahun 1994 karena bahunya bergeser saat mencobanya.



6. David Batty - Sepak bola


Mantan punggawa Leeds, Davidd Batty tidak punya masalah dengan iga patah, kaki retak dan sebagainya. Tapi ia harus duduk di bangku cadangan saat sepeda roda tiga anaknya melindas dirinya yang baru sembuh dari cedera otot Achilles.



7. John Smoltz - Baseball


Pitcher jagoan John Smoltz berusaha mempersingkat waktu dengan menyeterika baju yang telah dikenakan. Anda tahu apa yang terjadi selanjutnya, kulitnya ikut terbakar karena panasnya setrika yang ia gunakan, sangat konyol.



8. Tom Glavine - Baseball


Wajar saja jika seseorang muntah karena naik pesawat. Tapi Tom Glavine membuatnya istimewa dengan mematahkan iganya sendiri saat muntah.



9. Adam Eaton - Baseball


Kadang bungkus DVD memang suka susah dibuka. Jadi wajar saja jika terkadang diperlukan pisau tajam untuk membuka. Dalam proses ini, Adam malah menikam perutnya sendiri karena terpeleset saat menggunakan pisau untuk membuka bungkus DVD.



10. Darius Vassell - Sepak Bola


Jika kulit melepuh, pergilah ke dokter. Suster akan menggunakan jarum, mengeluarkan cairannya dan segalanya akan menjadi baik seperti sediakala. Jangan pernah meniru ulah Vassel yang berusaha mengorek lubang dengan jari dan berakhir infeksi karena mengorek terlalu dalam.

sumber : http://www.apakabardunia.com/2011/03/cedera-terkonyol-yang-terjadi-pada.html

Saturday, January 29, 2011

Miniatur Kota Dan Rumah Di London Yang Terbuat Dari Sayuran

Seorang artis bernama Carl Warner menggunakan 26 jenis buah-buahan dan sayuran untuk membangun miniatur kota London. Carl bersama dengan tim nya yang terdiri dari 5 orang memerlukan waktu 3 minggu untuk membangun kota London ini dari buah dan sayuran dari melon sampai ke asparagus. Wah, artis ini kalau berada di Indonesia bisa menjadi rebutan para developer rumah di Indonesia kali ya.

Hasilnya?? Sungguh menakjubkan. Lihat foto-foto dibawah ini.





Friday, October 8, 2010

Manusia Terpendek

Shortest Man in the World ! ! !





.

Rumah Dalam Goa

Wouldd u like to stay in a cave

Entah dimana lokasinya, saya tertarik dengan keunikan rumah ini. Bagaimana tidak, suatu goa batu ditata interiornya sedemikian rupa sehingga menjadi menarik dan nampak nyaman menjadi suatu hunian. Dengan penataan lampu yang bagus dan tentunya perabotan yang bukan dibilang sederhana, ruangan didalamnya menjadi nampak mewah.


.

Incredible Bamboo Architecture

Incredible Bamboo Architecture



Bamboo is the stuff of green dreams these days. Not only is it a winning combination of strong, lightweight and flexible; it also scores highly in the sustainable stakes, being super fast growing and easy to harvest locally in many parts of the world. What’s more, it is increasingly being lauded for its aesthetic qualities. None of this is news to any architect worth their salt – but one in particular, Vietnamese virtuoso Vo Trong Nghia, stands out for his exceptional bamboo designs.

In a piece by Vietnamese American writer and broadcaster Nguyen Qui Duc, Duc laments the rushed redevelopment of the Vietnamese capital Hanoi, and calls for preserving the city’s beauty and character without tastelessly replicating the old French-style villas that have been razed to the ground. Instead of the rapidly rising glass-and steel structures being built, modernization should mean both preservation and innovation – and that’s exactly what Vo Trong Nghia is all about.

As a young man, Nghia was selected to study architecture in Japan. However, his early life in a small village in central Vietnam proved the ideal and natural foundation for what he would learn in the land of the Rising Sun and the architectural projects that have followed in his homeland. “We used bamboo and cane and such materials for everything,” recalls the architect. From farming tools to cooking utensils, it was all woven together – just as many of his buildings are today.

Mingling international inspiration with the influence of his roots, Nghia is big on bamboo. The rounded bar he designed for his Water and Wind Cafe features a 30-foot bamboo frame covered in a local bush plant. Like a giant version of the haystacks that dot the Vietnamese countryside, it is also African-esque, with a pointed open dome that allows light to infuse the interior. Elsewhere, Nghia’s curving bamboo structures are bound together with not a nail in sight.

As proof of his green credentials, Nghia has built a factory in Vietnam where bamboo is treated and given its warm brown colour. It is said his structures will last twenty years. “At the end of the day, if you have to remove or take apart buildings,” says Nghia, “You won’t end up with piles of concrete that’s destructive to the environment.” He is also trying to get more bamboo growing ventures off the ground, an architect weaving homegrown tradition with aesthetic innovation.