Pemerintah Arab Saudi dikabarkan berniat membeli situs jejaring sosial Facebook. Mereka siap mengucurkan US$150 miliar atau sekitar Rp 1.321 triliun untuk membeli Facebook. Sumber kerajaan menyatakan Raja Abdullah kecewa dengan Mark Zukerberg yang membiarkan revolusi di Timur Tengah dan Afrika Utara tidak terkendali.
Monday, March 7, 2011
Arab Saudi Berniat Beli Facebook Rp 1.321 Triliun
Pemerintah Arab Saudi dikabarkan berniat membeli situs jejaring sosial Facebook. Mereka siap mengucurkan US$150 miliar atau sekitar Rp 1.321 triliun untuk membeli Facebook. Sumber kerajaan menyatakan Raja Abdullah kecewa dengan Mark Zukerberg yang membiarkan revolusi di Timur Tengah dan Afrika Utara tidak terkendali.
Angry Birds Segera Mendarat di Facebook
Setelah merambah ke Sony PSP, PS3 dan Windows 7, permainan paling populer saat ini, Angry Birds segera muncul di situs jejaring sosial terbesar, Facebook. Angry Birds rencananya mendarat di Facebook pada bulan depan
Akuisisi Beluga, Facebook Bisa Membunuh Layanan SMS
Situs jejaring sosial terbesar Facebook terus memperkuat "armada perangnya". Pekan lalu, situs yang dibuat Mark Zuckerberg itu mengakuisisi Beluga, sebuah perusahaan internet yang menyediakan aplikasi layanan mobile messaging.
Monday, February 28, 2011
Keterlibatan Facebook Dalam Revolusi Mesir
Setelah lama bungkam mengenai keterlibatan langsung Facebook dalam revolusi Mesir yang berakhir dengan jatuhnya Hosni Mubarak beberapa waktu yang lalu, kini Facebook tidak bisa lagi mengelak atas keterlibatan mereka dalam revolusi tersebut.

Monday, February 14, 2011
Facebook Menjadi Tempat Simpan Foto Terbesar
Facebook ternyata memiliki koleksi foto lebih besar daripada situs lain di web. Facebook memilki 60 Milyar, Photobucket 8 M, Picasa 7 M dan Flickr 5 M.
Monday, January 31, 2011
Postpost.com nge-Facebook serasa baca Portal
Cara menggunakannya mudah, tinggal panggil alamat tersebut, login dengan akun Facebook,tunggu sejenak untuk mengagregasi postingan terkini dari para kontak, dan, nikmatilah portal baru anda yang tiap detik dapat berubah.
Bagus pokoknya, cobain deh.
Berikut ini tampilan Postpost yang ciamik :)
Enjoy ya ....
Jogja, 31 Januari 2011
(mau kerja kok malah pethakilan di internet ;(
Thursday, January 27, 2011
Akses Yahoo! dari Tiga Akun
TEMPO Interaktif, Jakarta - Yahoo! memperluas kemudahan penggunanya masuk ke Yahoo! dengan standar openID dan Facebook Connect API. Dengan pilihan ini, pengguna makin mudah menjelajahi Yahoo dari tiga akun yakni Yahoo!, Facebook, dan Google.
Pada 2008, Yahoo! mulai membuka dan menjadi penyedia OpenID dan berlanjut pada Facebook Connect pada tahun berikutnya. Setahun kemudian Yahoo! juga meluncurkan OpenID log-in dengan google pada Flicker untuk memudahkan penggermar foto berbagi foto dan saling berkomunikasi.
Dengan terobosan yang ada ini, pengguna dapat menggunakan identitas online yang dimilikinya untuk terhubung. Pengguna pun tak perlu harus memproses pendaftaran akun baru untuk berpartisipasi dengan Yahoo!.
Yahoo memungkinkan untuk masuk dengan akun pihak ketiga dengan Facebook dan Google. "Yahoo! membawa sebuah adopsi dan inovasi dalam menjelajah internet kepada pengguna kapanpun dan dimanapun, nikmatilah jalur baru ini," ujar Yahoo! dalam rilisnya.
Dalam tampilan untuk masuk akun biasanya pengguna hanya akan menemui kotak nama akun dan kotak kata kunci. Namun kini, Yahoo! juga menambahkannya dengan akun Facebook dan Google. Pengguna diberi pilihan untuk menggunakan akun Yahoo! atau menggunakan dua akun lainnya.
Tempointeraktif.Com - Akses Yahoo! dari Tiga Akun
Wednesday, January 26, 2011
Jejaring Sosial Bentuk Modern dari Kegilaan
London (ANTARA News) - Seorang akademisi Amerika Serikat mengklaim situs jejaring sosial membuat kita "kurang manusiawi."
Telegraph melaporkan, menurut seorang sosiolog terkenal cara orang-orang berkomunikasi online melalui jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook bisa dilihat sebagai bentuk modern kegilaan.
"Perilaku yang sudah jadi tipikal bisa saja menunjukkan masalah yang dulu kita anggap sebagai penyakit," tulis Sherry Turkle, seorang profesor di Massachusetts Institute of Technology, dalam buku barunya "Alone Together."
Dia menjelaskan bahwa orang menjadi terisolasi dari realitas karena situs jejaring sosial dan teknologi mendominasi kita dan membuat kita "kurang manusiawi."
Dalam ilusi bahwa kita sedang berkomunikasi lebih baik, teknologi sebenarnya menjauhkan kita dari interaksi nyata manusia lewat cyber reality yang merupakan imitasi buruk dari dunia nyata.
"Kita sudah menemukan teknologi yang menginspirasi dan semakin canggih, namun kita telah membiarkannya melemahkan diri kita," tulis Turkle.
Peringatan yang dia berikan dan dari cyber sceptis lainnya, menyusul kematian dari Simone Back, seorang perempuan asal Inggris yang mem-posting pesan bunuh diri di Facebook yang dilihat oleh lebih dari 1.000 teman-temannya.
Tak seorangpun di antara mereka meminta bantuan, malahan saling bertukar pesan cemoohan di dinding Facebook Back.
Buku Turkle sudah menciptakan perhatian penting di Amerika Serikat lewat karya sebelumnya yaitu "The Second Self and Life on the Screen" .
Dominasi Facebook Paksa Pesaing Berubah
London (ANTARA News) - Dominasi Facebook telah memaksa jejaring sosial pesaingnya fokus pada minat-minat yang lebih spesifik (niche) dalam upayanya mempertahankan pengguna dan relevansi.
MySpace, baru saja memberhentikan 500 pekerja mereka dan memangkas operasi internasional mereka. Situs itu mengubah fokus mereka dalam 12 bulan terakhir dari jejaring sosial, menjadi situs yang hanya untuk hiburan dan musik.
Mike Jones, chief executive MySpace mengaku kepada Telegraph pada akhir tahun lalu bahwa MySpace sudah selesai menjadi jejaring sosial dan pesaing langsung Facebook.
"MySpace bukan jejaring sosial lagi. Sekarang itu merupakan tujuan hiburan sosial," kata Jones.
Jumlah pengguna aktif mungkin akan turun, dan News Corporation mungkin mempersiapkan situs itu untuk dijual. Tetapi, Jones mengungkapkan bahwa sejak peluncuran MySpace baru di seluruh dunia, ada lebih dari 3.3 juta profil baru dibuat, dengan minat khusus pada halaman baru bertema hiburan.
Jejaring sosial Bebo juga melakukan hal yang sama. Situs asal Inggris itu sejak dibeli dari AOL oleh Criterion Capital Partners, sekarang fokus untuk menjadi wadah yang lebih menyenangkan. Mereka membiarkan para pengguna mengendalikan profil mereka dan mengekspresikan diri.
"Saya pikir kami bisa berdampingan dengan Facebook karena Bebo adalah wadah yang sekarang fokus pada ekspresi diri. Tidak semua orang ingin menjadi wadah di mana Ibu dan Ayah mereka menjadi anggota," kata Adam Levin, chief executive baru Bebo, kepada Telegraph bulan lalu.
"Itu mengenai mengaktifkan kembali para pengguna terdaftar, yang kemudian akan mengatakan pada para pengguna baru untuk datang dan mengecek perangkat baru dan isi yang kita letakkan pada situs."
Bebo saat ini memiliki 117 juta pengguna terdaftar secara global. Bagaimanapun juga, kurang dari 12 juta merupakan pengguna aktif, dengan 30-40 persen pengguna terdaftar itu berbasis di Inggris. Berbeda dengan Facebook yang memiliki lebih dari 500 juta anggota terdaftar.
Pemilik terakhir Friends Reunited, Brightsolid, juga tengah memfokuskan kembali sebagai mantan pemain besar jejaring sosial, untuk memastikan bahwa mereka masih layak mendapatkan sedikit anggota yang sudi meluangkan waktu untuk jejaring sosial bukan Facebook.
Pada 2011, tampaknya tahun kehadiran lebih banyak jejaring sosial niche. Diantaranya, Path, yang hanya memperbolehkan setiap penguna memiliki 50 orang teman. Path berusaha untuk membedakan dirinya dari raksasa Facebook, dengan menjadi "jejaring sosial personal."
Telegraph mengatakan, tetap harus dilihat apakah beberapa diantara jejariong sosial itu bisa bertahan, secara finansial dan pengguna aktif mereka, sementara satu jejaring sosial masih mendominasi.
Haruskah para pemilik dari setiap jejaring sosial ini menyerah dan benar-benar menutup jejaring sosial mereka atau mengalahkannya, apa yang disebut beberapa analis sebagai tidak berguna?
Atau bisakah jejaring-jejaring sosial itu bertahan sebagai satelit-satelit bagi satu pemain dominan yang lebih besar dalam ruang ini? Tetap harus dilihat.
Tuesday, November 30, 2010
Facebook Uji Coba Skype untuk Video Chat
TEMPO Interaktif, Jakarta - Versi terbaru Skype sudah terintegrasi dengan Facebook, tapi fitur yang tersedia baru satu arah. Facebook tampaknya ingin lebih. Memanfaatkan teknologi yang dimiliki Skype, Facebook segera melakukan uji coba fitur video bagi para penggunanya.
Tal Ater, pengembang aplikasi Facebook, mengatakan pihaknya terus mencoba kemungkinan memasukkan fitur baru tersebut. Dasarnya adalah JavaScript yang diberi nama VideoChat.
Sebenarnya ide untuk menghadirkan video chat ini sudah ada sejak tahun lalu. Tapi saat itu ide untuk membawa video chat ke laman Facebook masih belum terlalu serius.
Kini pemikiran itu muncul kembali. Kali ini Facebook lebih serius, terutama lantaran sudah terintegrasinya Skype dengan Facebook. Fitur baru itu diperkirakan tak lama lagi dapat dinikmati oleh para pemilik akun Facebook.
Kehadiran video chat dipastikan akan semakin memperkuat eksistensi Facebook di dunia maya. Apalagi selama ini sudah terbukti bahwa video chat sangat populer bagi para pengguna situ jejaring sosial.
Google boleh dibilang selangkah lebih maju dari Facebook. Mereka telah melengkapi voice dan video chat di Gmail. Baru-baru ini Google juga menambahkan fitur yang memungkinan para penggunanya membuat dan menerima telepon dari dan ke berbagai nomor dalam aplikasi web mail.
Sunday, November 14, 2010
TEMPO Interaktif, Washington-Rumor Facebook akan meluncurkan surat elektronik (email) semakin kencang. Situs jejaring sosial itu kabarnya sebentar lagi akan e-mail bagi 500 juta penggunannya. Peluncuran email ini untuk menyaingi gmail dan yahoomail.
Related articles
- Facebook Is Launching Email On Monday (businessinsider.com)
- Facebook Jumping Into Email Game on Monday? (marketingpilgrim.com)
- Facebook's Gmail Killer, Project Titan, Is Coming On Monday (Jason Kincaid/TechCrunch) (techmeme.com)
- Facebook's Project Titan: The Gmail killer? (salon.com)
Friday, September 24, 2010
10 Efek Buruk Facebook
Selain tiga hal tersebut, banyak efek lain dari Facebook yang berakibat buruk. Berikut sepuluh dampak buruk Facebook, yang VIVAnews kutip dari Telegraph, dan jangan sampai Anda mengalaminya.
1. Memicu perceraian
Pengacara menyalahkan Facebook untuk satu dari lima petisi perceraian online. Situs yang bisa mempertemukan teman lama dan membuat penggunanya bisa saling bicara melalui aplikasi chatting ini, disebut sebagai latar belakang meningkatnya kehancuran pernikahan dan godaan untuk berselingkuh.
2. Memicu anak bunuh diri
Kepala gereja katolik di Inggris dan Wales, Archbishop Vincent Nichols, memperingatkan bahwa Facebook bisa mendorong remaja memiliki pandangan bahwa pertemanan adalah sebuah komoditas. Hal itu bisa memicu keinginan untuk bunuh diri, ketika hubungan tidak berjalan lagi.
3. Lenyapkan ungkapan tradisional
Survei yang dilakukan sebuah perusahaan peneliti pasar pada 4.000 orang yang usianya dibawah 30 tahun, mengungkap bahwa banyak ungkapan tradisonal yang tidak lagi diungkapkan karena Facebook.
4. Memicu gangguan tulang
Facebook juga sering disalahkan karena gangguan tulang yang terjadi pada anak-anak. Penelitian dalam British Medical Journal menemukan bahwa situs jejaring sosial dan permainan komputer, merupakan pemicu penyakit seperti kekurangan vitamin D yang akibatnya bisa membuat tulang mudah rapuh.
5. Membuat orang menjadi tertutup
Penelitian dari Mintel, sebuah perusahaan penelitian pasar, menemukan lebih dari setengah orang dewasa yang menggunakan situs jejaring sosial seperti Facebook, lebih menghabiskan waktu di internet dibandingkan berbicara dengan teman atau anggota keluarga lainnya.
Tim peneliti dari University of Guelph, Kanada, menemukan bahwa penggunaan Facebook meningkatkan rasa cemburu pasangan. Mereka menemukan bahwa makin sering seseorang menghabiskan waktu untuk online pada situs jejaring sosial dan melihat pasangannya, maka tingkat kecurigaannya sangat tinggi.
7. Dijadikan ajang menantang hukum
Pada beberapa kasus hukum di Inggris, Facebook, dijadikan ajang untuk menantang hukum. Pihak yang tersangkut kasus hukum membuat grup, yang namanya sangat provokatif dan melawan hukum.
8. Membuat banyak orang tua jatuh cinta
Ofcom, sebuah badan pembuat regulator komunikasi, menemukan lebih banyak orang setengah baya yang menjadi anggota situs jejaring sosial seperti Facebook. Hal itu menunjukkan fenomena situs jejaring sosial telah "tumbuh", dengan pengguna yang berusia 35 hingga 54 tahun melonjak sebesar 25 persen sepanjang tahun 2009.
9. Membuat penggunanya merasa tidak menarik
Jutaan pengguna Facebook mengatakan menghindari menggunggah foto dan menghapus nama dari berbagai foto, karena merasa terlalu gemuk, tua, atau terlihat jelek. Hal itu menurut survei yang dilakukan perusahaan yang memproduksi produk penurunan berat badan, LighterLife, pada 2000 orang.
10. Mengungkap kehidupan pribadi
Banyak orang yang memajang foto-foto pribadinya di Facebook tanpa menyadari bahaya yang sedang mengintainya. Seperti kasus istri seorang kepala agen rahasia Inggris, Sir John Sawers, yang memajang foto-foto keluarganya secara detail di Facebook saat berlibur bersama keluarganya.
• VIVAnews
http://multiply.com/gi/sudarjanto:journal:17667
Wednesday, September 15, 2010
Digg kini bisa diakses lewat akun Facebook dan Twitter
Ya, Facebook dan Twitter sudah menjadi bagian dari alam maya, tak mungkin tak dipakai. Mau tak mau, manusia sekarang seyogyanya punya akun Facebook dan Twitter.
Friday, September 10, 2010
10 Pengaruh Buruk Facebook Bagi Remaja Dan Pelajar
Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook. Ada yang bilang autis Haha, lebay
2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya.
3. Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg garatis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.
4. Mengganggu kesehatan
Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
5. Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah. Ayo ngaku..! "sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada guru nieh..!" Pernah menemukan yang seperti itu..?
6. Kurangnya perhatian untuk keluarga
Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.
7. Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!
8. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex
Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet untuk mencari konten "berlendir". Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.
9. Rawan terjadinya perselisihan
Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnay dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.Contoh paling fenomenal adalah kasusnya "Evan Brimob" beberapa waktu lalu. Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh, ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah seorang anggota kepolisian yang baru kenal facebook. Silakan dicari aja di google mengenai Evan Brimob dengan statementnya yang kontroversi: "Polisi nggak butuh masyarakat".
10. Awas penipuan..!
Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.
source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5009759
sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/08/10-pengaruh-buruk-facebook-bagi-remaja.html#ixzz0zB8W5viy
Wednesday, September 1, 2010
Lindungi Privasi di Internet, Jauhi Facebook!

Facebook, Google, MySpace, Twitter, dan jejaring sosial lainnya merupakan salah satu cara untuk menyebar informasi mengenai privasi pengguna internet.
Penggunaan jejaring sosial sama saja diartikan dengan memberikan izin secara tidak tertulis kepada orang lain/orang asing untuk bisa mengakses informasi mengenai data diri anda secara mudah. Hal ini memang berbanding terbalik dengan kebijakan privasi yang dituntut oleh para pengguna internet belakangan ini.
Tidak heran jika kemudian sebuah situs bertajuk Get Safe Online menyarankan untuk tidak menggunakan Facebook sebagai salah satu cara melindungi informasi privasi di internet, dan menghindari diri dari kejahatan cyber.
Berikut beberapa cara melindungi privasi anda di dunia maya,
